Senin, 28 Maret 2011

maap gak sopan

oleh Listriani Augustien

Tuhan , apa yang harus kutulis dalam selembar kertas putih nan bersih ini ?

Apakah akan kutulis dengan semua kebodohanku atau semua ketidakmampuanku ?

Tapi , aku akan tetap memaksakan diriku untuk menulis agar dia tahu apa yang kini aku rasa

Akan kutulis itu semua , entah itu dengan kebodohan atau ketidakmampuanku ...



Setua ini , belum pernah aku merasakan hal dahsyat yang mampu membuncah hatiku

Kini , diumur yang hampir menginjak dewasa aku merasakan jatuh cinta yang amat berlebihan

Aku rasa bukan berlebihan , namun lebih tepatnya adalah ketidakmampuanku untuk menahan rasa keparat yang menyejukkan itu

Ahh , percuma aku memaki

Dia tidak akan mendengar kataku , tidak akan pernah ...

Kebodohan ini menenggelamkanku dalam indahnya dunia ketika aku jatuh cinta

Aku jatuh cinta ..

Tiga kata dahsyat itu kini aku rasa

Jatuh cinta pada pandangan pertama .

Bodoh !

Harusnya aku tak terpesona pada pandangan matanya yang menusuk tajam itu

Itulah kebodohanku , aku bukan terpesona melainkan aku bodoh tidak menjaga hatiku dan pandanganku



Ya Tuhaaannn , aku ingin memaki dengan segala kebodohan dan ketololan aku

Tapi pada siapa ?

Bukan pada siapa , lebih tepatnya lagi adalah untuk apa ?



Baiklah , aku tidak akan memaki siapapun dalam hal ini karena itu semua terjadi karena kebodohan dan ketololan ku .

Tapi , aku akan mencoba berbicara sopan disini ..



Tuhan , aku mencintai dia

Dia seperti bajingan yang menyerupai pangeran ..

Ahh , aku mulai mendengus kesal dengan apa yang kurasa ...

Sekali lagi aku mengatakan , diriku bodoh !

Tapi Tuhan , sungguh aku mencintai dia ..

Bisakah dia menjadi milikku ?



Hahahaha , mungkin Tuhan akan tertawa lepas mendengar pintaku yang bodoh ini

0 komentar:

Posting Komentar